Hidup Menjadi Perempuan Jawa di Indonesia Menyesakkan
Banyak hal yang baru kuketahui ketika aku remaja, aku mengira bahwa semua perempuan mengalami kesulitan yang sama denganku. Ternyata tidak semua perempuan mengalami itu. Semenjak kecil, kami dibandingkan dengan anak laki-laki, perempuan tidak memiliki privilege pendidikan yang sama dengan laki-laki. Laki-laki mendapat fasilitas pendidikan yang lebih baik seperti kursus tambahan, les hobi, dan lain sebagainya. Orangtua sangat bersemangat ketika anak laki-laki mereka mendapat ranking di kelas, namun tidak jika anak perempuan mendapatkan achievement yang serupa. Kami dituntut untuk selalu bangun pagi, membantu cuci piring dan memasak pada akhir pekan. Hal ini tidak berlaku ke anak laki-laki yang bisa bangun siang seenak mereka. Ketika mereka bangun, sepiring nasi dan lauk sudah disediakan oleh orangtua kami seolah-olah laki-laki ini adalah raja. Memegang pekerjaan rumahpun mereka merasa jijik, tetapi ironisnya hal ini diwajarkan saja oleh orangtua. Beran...